Knowledge Management HICON
Apa Itu Manajemen Pengetahuan?
Manajemen Pengetahuan atau biasa yang disebut dengan Knowledge Management (KM) ialah suatu rangkaian kegiatan yang digunakan oleh organisasi atau perusahaan untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali, diketahui, dan dipelajari di dalam organisasi. Kegiatan ini biasanya terkait dengan objektif organisasi dan ditujukan untuk mencapai suatu hasil tertentu seperti pengetahuan bersama, peningkatan kinerja, keunggulan kompetitif, atau tingkat inovasi yang lebih tinggi.
MENGAPA KNOWLEDGE MANAGEMENT DIPERLUKAN?
Di bawah ini adalah 5 alasan penting kenapa Knowledge Management itu diperlukan bagi tiap organisasi:
Knowledge Management mempermudah pencarian informasi atau orang yang memegang informasi yang Anda butuhkan. Ini meningkatkan efisiensi dan produktivitas dan memungkinkan Anda bekerja lebih baik.
Karyawan dapat meningkatkan kualitas dan kecepatan pengambilan keputusan dengan mengakses pengetahuan seluruh organisasi saat mereka membutuhkannya. Saat membuat keputusan, alat kolaborasi perusahaan memfasilitasi akses terhadap pendapat dan pengalaman orang yang berbeda, yang dapat memberi kontribusi perspektif tambahan pada pilihan yang dibuat.
Aktifkan dan dorong pembagian gagasan, kolaborasi dan akses terhadap informasi terbaru. Knowledge Management memungkinkan individu untuk merangsang inovasi dan perubahan yang dibutuhkan untuk mengembangkan organisasi dan memenuhi kebutuhan bisnis yang terus berubah.
Dengan akses informasi dan sumber daya yang lebih cepat ke seluruh organisasi, pekerja dapat bertindak cepat. Sebuah studi yang dilakukan oleh McKinsey & Co pada bulan November 2011, dimana lebih dari 4.200 eksekutif diwawancarai di seluruh dunia, menunjukkan bahwa penggunaan teknologi kolaborasi sosial telah memperbaiki proses bisnis dan kinerja organisasi secara umum.
Berbagi pengetahuan dan kolaborasi silang membantu meningkatkan nilai yang ditawarkan kepada pelanggan. Organisasi mampu memberikan jawaban lebih cepat atau mempersingkat waktu yang diperlukan untuk memperbaiki produk atau layanan.
Pada penelitian Manajemen Pengetahuan yang berjudul "Penyelarasan Strategi Bisnis Melalui Penerapan Manajemen Pengetahuan dengan Pendekatan Produk"menjelaskan bahwa penelitian ini dilakukan denganmenggunakan metode analisis deskriptif, observasi dan wawancara dan produk penelitian yang diteliti melibatkan dosen dalam satu fakultas yang berumlah 35 orang dalam jangka waktu 5 tahun. Analisis Masalah pada penelitian ini Fasilkom yang memiliki 2 program studi Sistem Informasi dan Teknik Informatika merasa tertantang dalam peningkatan kualitas pengetahuan melalui penelitan. Ditemukan 80% dosen Fasilkom memiliki bidang minat penelitian yang hampir sama. Hasil penelitian dosen beberapa masih sebagai pemenuhan kewajiban, sehingga arah penelitiannya belum bisa mendukung dalam peningkatan reputasi akademik seperti yang tercantum dalam rencana strategi Fakultas. Hal ini menjadi perhatian bagi seluruh civitas akademik fakultas. Hal tersebut berdampak pada topik penelitian tugas akhir mahasiswa dan bahkan masih belum ada spesialis pengajaran yang relevan dengan setiap bidang minat dosen. Untuk itu dilakukan kegiatan pengembangan yang mendukung peningkatan kualitas penelitian. pada penelitian penerapan Manajemen Pengetahuan tersebut berisikan Aplikasi dan Keuntungan KM pada proses Penelitian, Pemetaan Strategi Bisnis, Analisis Masalah Pengelolaan Pengetahuan, Inisialisasi Pengetahuan, Akuisisi Pengetahuan, Pengorganisasian Pengetahuan serta Kelembagaan Kelompok Bidang Ilmu.
Dari penelitian tersebut dapat diketahui bahwa Manajemen Pengetahuan merupakan hal yang penting bagi setiap organisasi tak luput juga sebuah bisnis pendidikan. Hal tersebut guna memberikan kontribusi bagi internal organisasi untuk saling bertukar pikiran dalam menghasilkan inovasi sehingga bisa memberikan nilai tambah baik secara individu, kelompok atau organisasi itu sendiri.
PENERAPAN KNOWLEDGE MANAGEMENT DI LINGKUNGAN KERJA
Dengan adanya pandemic covid-19 maka HICON Law & Policy Strategic menerapkan work from home kepada karyawannya, karena setiap kegiatan harus dilakukan menggunakan teknologi mulai dari proses diskusi sampai seminar. Maka karyawan HICON Law & Policy Strategic harus memahami penggunaan teknologi didalamnya, namun belum semua karyawan dapat beradaptasi dari pekerjaan offline menjadi online. Dengan begitu, HICON Law & Policy Strategic perlu mengimplementasikan Knowledge Managemen System (KMS) dengan memberikan pelatihan penggunaan teknologi dengan cara memberikan edukasi bagaimana cara menggunakan platform online video conference, memberikan pelatihan menggunakan sosial media. KMS sangat penting untuk diimplementasikan di organisasi/instansi maupun perusahan karena dapat membawa keuntungan, yaiutu meningkatkan pengetahuan dari karyawan secara akurat karena lebih cepat memperoleh pengetahuan, dan mempermudah penyebaran pengetahuan ke seleuruh karyawan.